PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MELALUI PERAN PEER KONSELOR DI 8 SLTA JAKARTA PUSAT

PREVENTION OF ADOLESCENT MENTAL HEALTH AND REPRODUCTIVE HEALTH PROBLEMS THROUGH THE ROLE OF PEER COUNSELORS IN 8 CENTRAL JAKARTA SENIOR HIGH SCHOOLS

  • Maya Trisiswati
  • Octaviani Indrasari Ranakusuma
  • Sri Puji Utami
  • Manda Nabilah
  • Parawita Nurulhuda
  • Fitriani Nur Hasanah
  • Raina Nurintishar

Abstract

Pendahuluan. Hasil penelitian tentang distress psikologis mahasiswa di masa pandemic COVID-19, hubungan antara mindfulness dengan depresi remaja dan bagaimana resiliensi dan empati mempengaruhi gejala depresi pada remaja , kebimbangan dalam mengambil keputusan karir pada remaja dan bagaimana pengaruh orangtua terhadap kesenjangan aspirasi dan karir menjadi dasar pengabdian masyarakat ini. SNPHAR 2018 (Survey Nasional Pengalaman HidupmAnak dan Remaja) Kementerian PPA menyatakan 3 dari 4 pelaku kekerasan pada remaja adalah teman sebayanya. Data Riskesdas 2018 menunjukkan 6% penduduk DKI berusia15-24 tahun depresi dan 10% mengalami stres dan kecemasan. Survei WHO menemukan kehidupan remaja lekat dengan stresor yang kemudian memicu masalah emosional dan kejiwaan. Masa remaja merupakan masa transisi perubahan fisik, kognitif ,sosial-emosional, tanggung jawab dan tuntutan sosial yang semakin besar. Mulai menghabiskan waktu bersama teman, mulai mengembangkan otonomitas, konflik dengan orangtua, mulai tertarik dengan seksualitas dan terlibat dalam perilaku seksual. Remaja membutuhkan konseling dengan sebaya melalui PIK R yang dapat berjejaring PPKS Universitas YARSI. Tujuan. Menjalankan fungsi PIK-R di setiap sekolah mitra, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa SLTA dalam memahami dan mengenali gejala masalah kejiwaan pada remaja, mewujudkan sistem rujukan antara PIK R dan Guru BK sebagai klinik satelit dan PPKS Universitas YARSI untuk meningkatkan jejaring layanan informasi, konseling dan pendampingan bagi siswa-siswa SLTA Jakarta Pusat. Metode. Pelatihan tatap muka Peer Konselor siswa secara tatap muka dan pendampingan sekolah. Hasil. Pelatihan Peer Konselor dianggap berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, uji Wilcoxon p<0,005. Peserta pelatihan sudah mampu menjadi narasumber diwebinar di sekolah masing-masing. Kesimpulan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dan meningkatkan jejaring PPKS universitas YARSI.


Kata Kunci : PIK-R, PPKS, Peer Konselor, Guru BK

Published
2022-02-23
How to Cite
TRISISWATI, Maya et al. PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN MENTAL DAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MELALUI PERAN PEER KONSELOR DI 8 SLTA JAKARTA PUSAT. Info Abdi Cendekia, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 11-15, feb. 2022. ISSN 2685-4732. Available at: <https://iac.yarsi.ac.id/index.php/iac/article/view/50>. Date accessed: 01 oct. 2022. doi: https://doi.org/10.33476/iac.v4i2.50.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.